Listening Part 2 – (Mereka yang Hidup di Masa Lalu dan Hari Ini)

Menuliskan kembali apa yang saya alami,begitu lah awal motivasi dari penulisan blog ini . Seperti apa yang saya tuliskan pada judul , Masa lalu dan Masa Kini. Beberapa bulan belakangan ini, saya coba mendekati seorang teman wanita , sebut saja namanya jo. dari jo aku memperlajari beberapa hal , kenapa seorang yang tadinya biasa biasa sajah berusaha memaksimalkan potensinya kareka faktor kondisi ( how to survive). dari jo juga saya belajar bagaimana dia melihat dunia di “hari ini” masih sama seperti “masa lalu” .

Sedikit penjelasan tentang jo , gadis sekitar umur 25 an ,seorang cashier di kantor swasta yang memproduksi dan distributor kramik, pribadi yang coba untuk selalu menutup diri dari kenyataan diluar sana sebenarnya . pribadi yang saat ini sangat nyaman di lingkungan “status quo” nya . Pribadi yang biasa mandiri ( sisi positipnya ) , dan sama seperti pribadi yang sedang mencari jati diri ( yang sebenarnya tanpa disadarinya, selalu mencoba mendapatkan perhatian dari yang lain ) . Bahkan 3 jam yang lalu baru saja mengenerate account path nya ( pengen eksis ? kata kuncinya “need attention more” )

Mungkin dalam hati kalian berpikir ( kenapa saya mudah sekali menjustifikasi orang ? ) , jawaban nya sebenarnya tidak , dari cara berpikir, cara menyampaikan pendapat ,cara berpakaian,cara dia menikmati setiap suap makannya, sorot mata nya saat kami bertemu memberikan kesan keterpaksaan,gak enakan nolak. Sorot Mata memberikan banyak informasi yang mungkin tidak kita duga sebelumnya .

Pernah merasa sangat disakiti oleh orang yang dia kasihi , dimana kebergantungan nya hampir total , jauh dari keluarga akan memaksa alam bawah sadar nya untuk mencari perlindungan , wajar, itu naluri manusia.( how to safe,comfort,and survive).
Mendengar kisah kekerasan dalam rumah tangga kerabatnya , semakin membuatnya yakin akan pilihan hidupnya yang memutuskan untuk tidak memilih siapapun atau menerapkan pilihan atau kriteria seperti apapun saat ini ( paling tidak sampai saat ini ).

Manusia yang berjalan tanpa tujuan , hanya akan berputar disitu situ sajah , no progress , no improvement , tanpa warna , kebosanan yang akan terus dilaluinya membuatnya semakin nyaman pada posisinya saat ini. Membela diri dengan menutup semua akses , berkata kata ketus sudah menjadi hal yang biasa dan bisa dimaklumi.

Kita Pernah Hidup di masa lalu , dan hingga hari ini kita masih hidup. Kita akan menjalani Hari esok, esok dan ke esokan hari nya, tapi bagaimana mungkin dijelaskan secara logis kita masih tetap hidup saat ini sementara beberapa bagian tubuh ini masih tertinggal di masa lalu.

crodds

Masa Depan bisa jadi jauh lebih buruk daripada hari ini atau mungkin lebih baik , tapi satu hal yang pasti , selama bumi masih berputar di porosnya , Matahari akan kembali terbit untuk besok pagi, Hadapi dan songsong.Menjadi Pribadi yang selalu Optimis akan membuat hidupmu lebih berwarna , Trust Me.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s