RSS

Embeded System

12 Jul

Introduction

          Embeded system , benda apa itu , gimana wujudnya ? yang pasti , saat ini kita tidak berbicara tentang hardware atau software , yah meskipun erat kaitan nya sih ,but its oke , lets begin
“A special purpose computer built into a larger device” -> E M B E D E D  S Y S T E M

          Embedded systems mepunyai tugas yang sangat spesifik , dalam kata lain , embeded system tidak multitasking , hanya memiliki satu atau lebih dikit lah fungsinya .Embeded system tidak dapat berdiri sendiri ,saya ambil contoh DVD Player meskipun DVD player punya sistem sendiri , hanya saja , dvd player juga tidak dapat digunakan tanpa dicolokin ke interface device seperti televisi atau jenis lainnya bukan  yah , meskipun dengan kemajuan teknologi saat ini ,dvd player sudah ada yang portable sekaligus display nya bukan ? atau mungkin contoh yang lain adalah microcontroller. Embedded systems (biasanya) merupakan bagian dari piranti yang lebih besar, untuk meningkatkan kapabilitasnya, yang pertama kali mempopulerkan Konsep Emebeded System pertama kali adalah : Apollo Guidance Computer

               Embedded Systems saat ini
• Signal processing systems
– Real-time video, set-top boxes, DVD players, medical
equipment, residential gateways
• Distributed control
– Network routers, switches, firewalls, mass transit
systems, elevators
• “Small” systems
– Mobile phones, pagers, home appliances, toys,
smartcards, MP3 players, PDAs, digital cameras,
sensors, smart badges

——————————————————————————————————————————————————————————————————————–

 Karakteristik Embedded Systems

• Menjadi bagian dari sistem yang lebih besar
– Periferal terbatas
• Application-specific
– Baik hardware maupun software dirancang khusus
untuk aplikasi yang spesifik
– Tetapi, re-programmability merupakan suatu kebutuhan
– ‘HALT’ merupakan suatu bad state!
• Interaksi dengan dunia fisik

——————————————————————————————————————————————————————————————————————–

Problem

Meskipun begitu , ada beberapa isu penting yang menjadi concern pengembangan teknologi embeded system kedepannya, diantaranya adalah :

• Hardware
– CPU, Memory
– Power consumption
– Limited peripherals and slower buses
– Size, weight, environmental reliability
• Software
– Latency
• ‘Hard’ or ‘Soft’ Real-time requirements
– Limited HW resources
– Reliability
• Tidak mudah didebug
– Device heterogeneity
• Interoperabilitas menjadi suatu isu penting!

          Embedded Software
• Tugas utama: ‘Not transformation of data , but interaction with physical world’
• Mengakuisisi sifat-sifat fisika/kimia
lingkungan
– Perlu waktu
– Mengkonsumsi daya
– Tidak berhenti (kecuali gagal beroperasi)

Problem pada Embedded Software
• Mayoritas ditulis oleh mereka yang bukan
computer scientist
– Tantangan untuk CS: menemukan abstraksi yang lebih
baik agar memudahkan pekerjaan domain
– Domain experts biasanya skeptik
• ‘They see Java programs stalling for 1/3 second to perform
garbage collection and update the UI and envision airplanes
falling out of the sky’
• Metoda yang dipakai pada general-purpose
software perlu banyak diadaptasi
– Mungkin diperlukan abstraksi baru

————————————————————————————————————————————————————————————————————–

                                               Sifat-Sifat Embedded Software

1.     Timeliness

• Waktu: secara sistematik telah dibung dari teori komputasi
• RTOS seringkali mereduksi karakterisasi suatu task menjadi sebuah bilangan (yakni, prioritasnya)
• Tetapi: Komputasi memerlukan waktu
– Tetapi, bahkan pada komputer yang sangat cepat, waktu masih perlu dipertimbangkan
– Proses fisik memerlukan waktu
• Perlu ditemukan abstraksi yang memungkinkan kendali waktu !!!

2.     Concurrency

• Di dunia fisik, banyak kejadian berlangsung pada waktu yang sama
• Tantangan: mengkompromikan sekuensialitas software  dengan konsurensi dunia nyata
– Pendekatan klasik (semaphores, monitors, dsb) memberikan fondasi yang baik
• Tetapi : tidak mencukupi
– Pendekatan lain: kompilasikan konkurensi (Estrel)
• Estrel: synchronous/reactive language
– FSM based, deterministic behavior
• Keunggulan: program yang sangat dapat diandalkan
• Kekurangan: terlalu statik untuk sistem tertemtu
– Karena itu diperlukan pendekatan menengah

3.     Liveness
• Program tidak boleh berakhir
– Tidak seperti model komputasi Turing tradisional, HALT tidak boleh terjadi
– Deadlock tidak dapat ditolerir
• Correctness , bukan semata-matamenampilkan jawaban akhir yang benar
– Harus mempertimbangkan hal-hal seperti timing, power consumption, fault recovery, security and robustness

4.     Reactivity

• Sistem disebut interaktif, bila:
– Bereaksi dengan kecepatannya sendiri (atau kecepatan manusia
yang mengendalikannya)
• Sistem disebut transformatsional, bila:
– Mentransformasikan suatu input data menjadi suatu output data
(misalnya perkalian dua buah matriks)
• Sistem disebut reaktif, bila:
– Bereaksi secara kontinu dengan lingkungan, selalu dengan
kecepatan reaksi yang tetap
– Harus beradaptasi terhadap perubahan kondisi
• Sumberdaya dan permintaan dapat sering berubah
– Kendala waktu nyata
– Safety-critical
• Fault-tolerance dapat merupakan isu utama

——————————————————————————————————————————————————————————————————————

                                                                          Operating Systems dan Teknik Penjadwalan

Ada banyak sistem operasi embeded system , beberapa diantaranya :

• Sistem Operasi Bergaya Office
– PalmOS
– WindowsCE
• Real-Time Operating Systems
– VxWorks
– QNX
• Linux
– Linux sudah bersifat ubiquitous
• Banyak piranti menggunakannya
• http://www.linuxdevices.com/articles/AT4936596231.html
– Banyak variasi dari ‘soft real time’ ke ‘hard real time’
– Terdapat banyak commercial + open source products
• Lainnya
– TinyOS

 Teknik Penjadwalan pada Embedded Operating Systems

• Cyclic executive
– Static schedulability analysis
• Hasilnya digunakan pada saat runtime
– Hebat untuk tugas-tugas yang periodik
• Tetapi : tidak flexible
• Event-driven non-preemptive
– Tugas-tugas direpresentasikan dengan functions (event
handlers)
– FIFO
– Aman, tetapi terbatas
• Static/dynamic priority preemptive
scheduling
– Static schedulability analysis
– Tidak ada schedule eksplisit: pada saat run-time
laksanakan highest priority task pertama kali
• Rate/deadline monotonic, earliest deadline first,
least slack
– Flexible, tetapi berpotensi bahaya
• Priority inversion
• Deadlock
• Dynamic planning-based scheduling
– Schedulability di-check pada saat runtime untuk task
yang datang secara dinamik
• Schedule yang dihasilkan menentukan kapan eksekusi
• Bila scheduling gagal, lakukan tindakan alternatif
– Flexible dan lumayan predictable
• Dynamic best-effort scheduling
– Tidak ada checking
• Kapan kendala timing dipenuhi hanya dapat diketahui sesudah
task selesai atau deadline tidak terpenuhi
– System berusaha memenuhi deadline
• Tasks dapat di-preempted kapan saja

Advertisement
 

About anakkebo

terinspirasi dari seseorang yang enak kayaknya ngeblog..hemm ntah lah... oh iyah nama gue ronald...ddddd... panjang kan d nya heheheh...garing yahh.. nama asli gue ronald m hutabarat jangan tanyakan apa m nya hemm bisa manis..bisa manja..bisa mmmmmm.. what ever... gue kesepian...pastinya...blog gue jadikan sarana pelepas rindu dah..kayak yg gue tonton di kambing jantan...harus ada subsitusi dalam setiap masalah yang gua rasakan memang harus ada penggantinnya...gak jelah lah gua ngomong apa..ngaco...lagian gua ngblog pengen ngelatih kecepatan ngetik juga dech...hemmm..dari pada buat dosa di kamar mandi buat latih kecepatan tangan kan..hemm yang pasti kayaknya ngblo bakalan jadi kehidupan gue sehari hari neh.. terharu juga gue karena inet akhirnya masuk ke kamar gue ihiiihhhkksss.ihikkkssss... amin cekidot...
Leave a comment

Posted by on July 12, 2011 in Sistem Komputer

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.